Tips Bisnis Sukses
1. Siap Mental
Resiko membuka
usaha lebih besar ketimbang kita menjadi karyawan suatu perusahaan
salah satunya risiko kehilangan seluruh modal yang kamu investasikan.
Karena itu kamu memerlukan mental yang kuat sebab bisnis kamu memiliki
kemungkinan untuk sukses besar, namun juga bisa gagal total. Walaupun
begitu,keberhasilan tetap ada di tangan kamu!
2. Selektif
Ada
begitu banyak ragam usaha yang bisa kamu jalankan dan kamu harus
memilih satu untuk kamu fokuskan. Untuk membantu kamu membuat keputusan,
kamu bisa mencari peluang yang ada di pasar atau justru menciptakan
pasar baru. Jika kamu memilih untuk mencari peluang, maka kamu harus
tanggap memperhatikan apa yang masyarakat butuhkan. Contohnya, jika kamu
melihat banyaknya ibu yang terpaksa harus meninggalkan anaknya karena
harus bekerja, maka kamu bis memanfaatkan peluang ini dengan membuka
tempat penitipan anak. Atau kamu bisa membuat pasar sendiri dengan
keahlian yang kamu miliki. Kamu mungkin ahli dalam masakan India dan
sama sekali belum ada di pasar. Dengan pemasaran dan kualitas produk
yang bagus, kamu bisa menciptakan tren baru dan membuat pasar malah
membutuhkan produk kamu.
3. Perencanaan Bisnis
Perencanaan
sangat penting, baik usaha kamu kecil atau juga besar sehingga usaha
tersebut tidak hanya mengambang begitu saja dan suatu saat kamu bisa
melihat kembali kerangka bisnis yang sudah buat. Rencana bisnis juga
memudahkan kamu jika ingin mengajukan pinjamaan ke bank. Pegawai bank
akan bisa melihat prospek yang kamu punya sehingga memudahkan kamu
memperoleh pinjaman. Di dalam rencana bisnis, ada 3 hal yang perlu kamu
catat yaitu: Diskiripsi Bisnis, Target Konsumen, Bentuk Bisnis, Sumber
Daya Manusia, Keuangan.
4. Sering Melakukan Evaluasi
Lanjutkan
perkembangan usaha kamu dengan memantapkannya. Langkah awal dalam
menstabilkan usaha adalah dengan melakukan evaluasi. Evaluasi yang
dilakukan secara teratur akan mempertahankan dan meningkatkan mutu usaha
kamu. Contohnya, kamu bisa mencari feed back- dan memberikan penerangan
kepada para karyawan setiap 3 bulan sekali.
5. Mengembangkan Secara Terus-Menerus
Upayakan
agar kamu bisa menangkap sekecil apapun peluang yang ada dan gunakan
perhitungan yang matang karena sebagai seorang pengusaha, kamu harus
cermat serta jeli melihat peluang-peluang di pasar.
6. Cerdik Dalam Menghadapi Kompetitor
Adanya
pesaing adalah hambatan untuk berhasilnya suatu usaha. Karena itu, kamu
harus cerdik dalam menghadapai mereka. Cari perbedaan antara produk
kamu dengan produk mereka sehingga kamu mempunyai nilai lebih (added
value) jika dibandingkan dengan mereka. Misalnya, dalam usaha fotocopy
kamu memberikan kupon undian pada pelanggan dengan pembayaran di atas Rp
50.000,- yang akan diundi setiap 6 bulan sekali.
7. Menjaga Hubungan Baik
Berhubung
usaha anda sangat besar dipengaruhi oleh konsumen, maka kamu harus bisa
menjaga hubungan tetap langgeng dengan mereka degan serius menanggapi
saran dari mereka, memberi bingkisan hari raya, sekali-kali memberi
diskon atau juga dengan hanya sekedar tersenyum ramah menyapa dan
ngobrol dengan mereka.
8. Jeli Mencari Pelanggan
Kunci
sukses untuk bisnis kamu adalah melalui teknik pemasaran. Sebagai tahap
awal kamu mungkin perlu ekstra usaha yakni mungkin dengan melakukan
door-to-door menawarkan produk. Selanjutnya baru memasarkan produk
dengan sistem imbalan dan seterusnya.
9. Belajar dari Kegagalan
Setiap
usaha tidak akan pernah ada yang lepas dari mengalami kegagalan, karena
memang kegagalan berjalan seiringan dengan keberhasilan. Proses ‘Jatuh’
dan ‘Bangun’ yakni masa laris tidak laris adalah sesuatu yang wajar.
Asalkan ketika anda jatuh, jangan langsung patah semangat dan kemudian
berpikir untuk menutup usaha alias gulung tikar, sebaliknya lakukan
evalusi mungkin dengan mencari inspirasi untuk menciptakan produk dan
jasa baru yang akan semakin menjadikan usaha kamu menarik, membaca kiat
sukses para wirausahawan (businessman) dan bagaimana cara mereka
melewati masa-masa sulit, mencoba teknik pemasaran yang baru, dan harus
terus Belajar.
Jakarta -
Memang tak mudah untuk membangun bisnis retail di internet. Namun jika
lima kebutuhan konsumen ini berhasil dipenuhi, maka kesuksesan tinggal
menunggu waktu saja.Demikian dikatakan oleh Abbi Angkasa Perdana,
distributor sekaligus pebisnis retail perangkat teknologi terkini.
Menurutnya, ada lima services yang dicari konsumen dalam berbelanja
online.”Kalau dalam online store, yang dilihat orang cuma services,”
kata dia coba menganalisis tren pasar bisnis online retail, Sabtu
(12/11/2011).
Kelima services tersebut, menurut Abbi, pembayarannya
mudah, punya banyak pilihan pembayaran, barangnya diantar dengan cepat,
ketika komplain ada yang melayani, serta perusahannya bisa terus
menjaga kepercayaan konsumen.
“Jika semua itu terpenuhi, pelanggan akan merasa sangat dimanjakan.
Akhirnya, timbul rasa ketergantungan dan keterikatan. Saat ini belum
banyak yang melakukan cara itu,” ujarnya lebih lanjut.
Berdasarkan tren kebutuhan pasar itu pula, Abbi yang memimpin perusahaan
SatuSolusi Intermedia Utama, meluncurkan portal online trading khusus
gadget-gadget terkini dalam situs juragangadget.com.
Situs jual beli dan forum komunitas pecinta gadget ini, kata Abbi,
mencoba hadir sebagai jawaban atas tren positif transaksi online di
Indonesia dan terus meroketnya permintaan pasar atas gadget mutakhir di
dunia maya.
“Direct selling untuk online transaction kami naik 170%. Sementara yang walk-in ke mal dan pusat perbelanjaan elektronik cenderung flat. Hype online trasaction mulai tinggi-tingginya saat ini,” ungkap dia.
Alasan lain kenapa memilih berkecimpung untuk di segmen online,
dijelaskan oleh Abbi karena investasinya yang lebih kecil dibandingkan
dengan hanya membuka toko fisik seperti di mal dan pusat perbelanjaan
lainnya.
“Investasinya tidak sebesar membangun toko karena di online cuma perlu
gudang penyimpanan, database, dan segala kebutuhan untuk network di
internet. Biayanya bisa dipangkas 1:8 sampai 1:10 dibanding buka toko
fisik, tapi hasil penjualannya bisa 1:2 dari toko fisik tadi,” paparnya.
( rou / rns )
SUMBER : DETIKInet
8 TIPS BISNIS TANPA MODAL
Ini Dia 8 Tips Memulai Usaha Tanpa Modal :
Jakarta- Merintis bisnis sebenarnya tidak susah-susah amat. Siapa pun bisa, bahkan tanpa uang sepeser pun. Justru, mempertahankan bisnis itu yang paling susah dan paling penting. Banyak bisnis gagal di tengah jalan gara-gara persiapan dan eksekusi kurang matang.
Kerjakan dulu pekerjaan rumah Anda sebelum mulai berbisnis. Anda wajib
tahu siapa saja dan apa yang dibutuhkan pelanggan, termasuk keunikan
bisnis Anda dibanding kompetitor. Jika Anda pikir sudah punya jawaban
atas ketiga pertanyaan ini, berarti Anda sudah bisa mulai usaha.
Paling penting, jika produk Anda niche,
maka perusahaan investasi dan investor individual akan bermurah hati
menginvestasikan uang mereka pada bisnis Anda. Jika Anda termasuk orang
yang punya ide inovatif tapi tak punya modal, simak beberapa tips
berikut ini yang dilansir dari CIOL.com (30/5/2012):
Berikut adalah tips bisnis tanpa modal :
1. Pinjam Uang
Teman yang ada ketika sedang dibutuhkan, inilah teman sejati. Pernah
dengar kalimat seperti ini? Nah, pinjam uang dari teman dan jelaskan
padanya mengenai potensi produk yang akan Anda luncurkan. Yakinkan dia
seberapa besar profit yang bisa Anda dapatkan dari produk niche brilian
itu. Tapi jangan terlalu membual, jelaskan dengan perhitungan yang masuk
akal. Selain teman, Anda juga bisa meminjam uang dari kerabat keluarga.
2. Sewa tempat
Pernah dengan istilah SOHO? Artinya, small office home office. Jadi Anda
tidak perlu pusing sewa tempat lagi untuk ruangan kantor. Kalau Anda
punya sisa ruang di rumah, ubahlah jadi ruang kantor.
3. Cari rekanan
Cari rekan kerja dari lingkaran teman-teman atau saudara Anda yang mau berinvestasi ke dalam bisnis Anda. Mungkin ini bisa meringankan beban sekaligus menolong Anda mendapatkan ide-ide baru. Mungkin juga, Anda dan rekan bisa menciptakan keajaiban baru.
4. Pekerjakan staf dengan sistem bagi hasil
Tidak ada salahnya mempekerjakan orang dengan sistem bagi hasil. Anda
bisa menghemat banyak uang dan mereka akan mendukung penuh bisnis Anda.
5. Buat website
Google menawarkan website gratis bagi usaha kecil menengah. Jadi Anda
tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menciptakan dan merancang
sebuah website. Website bisnis bisa menggaet banyak pelanggan baru. Copy
dan paste URL website ke akun jejaring sosial pribadi Anda, lalu minta
bantuan teman-teman untuk mempromosikan ke kenalan mereka. Kemungkinan
Anda menjaring pelanggan potensial sangat besar.
6. Fokus
Jika bisnis Anda tidak langsung menghasilkan profit (sebagian besar
memang tidak), fokuslah untuk terus memperbaiki bisnis Anda dan cari
tahu apakah ada yang salah.
7. Cari pekerjaan paruh waktu
Biasanya Anda akan menghadapi banyak tantangan dalam mengumpulkan modal.
Jadi kalau Anda ada waktu atau kesempatan bekerja paruh waktu, ambil
saja. Investasikan separuh gaji ke bisnis Anda.
8. Negosiasikan segalanya
Semuanya bisa dinegosiasi. Jadi, negosiasikan dengan bank-bank untuk
membantu pemodalan bisnis Anda. Banyak bank di luar sana yang mau
meminjamkan pinjaman bebas kolateral bagi start-up dan UKM. Yakinkan
bank mengenai kehebatan dan potensi produk Anda.
Sumber : detik finance
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Format Order :
1. Nama Lengkap
2. Alamat Lengkap
3. Nomor hp/Telp (Yg Bisa Dihubungi)
4. Nama Barang/Kode Barang
5. Size ( Bila Pakai Size)
6. Warna